Home >> NEWS >> Warga Mangga Besar Bersatu Tolak Penggusuran
foto : wahid

Warga Mangga Besar Bersatu Tolak Penggusuran

Ratusan warga di RW 02, Tamansari, Kelurahan Mangga Besar, berkumpul dan menyatakan penolakannya terhadap keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat tentang penggusuran tanah  yang mereka tempati secara turun-temurun sejak tahun 1928.

Ketua Forum Mangga Besar, Simon menjelaskan, pada 18 Agustus 2016 pihaknya telah menerima surat peringatan (SP) ketiga dari Pemkot untuk mengosongkan atau membongkar rumah, terutama yang terdapat di RT 05, 07, dan 09 RW 02.

“Kami tinggal di tempat ini sudah turun temurun . Bagaimana mungkin medadak rumah kami diambil alih melalui lelang yang memang kami tidak mengetahui sebelumnya,” ujar Simon, di Mangga Besar, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Dalam surat tersebut, lanjut Simon, warga diberi waktu 3×24 jam untuk membongkar dan mengosongkan rumahnya sendiri. Sebelumnya pada 21 Juli 2016, Pemkot Jakarta Barat sudah melayangkan SP-1 kepada warga, dan SP-2 pada 3 Agustus 2016.

“Ini SP-3. Kita harus mengosongkan rumah kita, kalau tidak akan dibongkar paksa oleh Pemkot,” ujarnya.

Pemkot Jakarta Barat meminta warga untuk mengosongkan rumah mereka sendiri karena sertifikat hak milik (SHM) tanah tersebut diketahui atas nama Deepak Rupo Chugani, Dilip Rupo Chugani, dan Melissa Anggryanto.

Tanah itu dimiliki ketiganya berdasarkan lelang yang dilakukan Gunarto Kerta Djaja pada 2015. Gunarto adalah orang yang disebut-sebut telah membeli tanah terebut pada 1969.

“Kita saja enggak tahu Gunarto Kerta Djaja itu siapa. Tiba-tiba kita digusur, katanya ini tanah lelang,” ujar Simon.

Pantauan empatpilarmpr.com di lokasi tersebut tampak hadir sejumlah politisi PDI Perjuangan seperti anggota komisi II DPR RI , Arif Wibowo, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan anggota DPRD DKI Jakarta, William dan sejumlah kader PDI Perjuangan. Mereka hadir untuk mendukung warga setempat menolak penggusuran. (AW/Red)

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *