Home >> TOKOH >> Taufik Kiemas; Sang Perajut Persatuan Bangsa
foto : vivanesw.co.id

Taufik Kiemas; Sang Perajut Persatuan Bangsa

Orang-orang  terlihat mulai berdatangan ke kediaman Presiden kelima Megawati Soekarno Puteri di jalan Teuku Umar, Menteng , Jakarta Pusat. Mulai dari Pejabat Tinggi, pimpinan Ormas, pimpinan partai politik hingga rakyat jelata tampak mulai memadati lokasi peringatan haul ke-3 mendiang Taufik Kiemas, mantan ketua MPR RI.

Dalam tausiyahnya, ketua PBNU KH Said Aqil Siraj mengatakan, almarhum Taufik Kiemas merupakan sosok yang kerap mempersatukan berbagai faham dan aliran politik yang berbeda. Said menceritakan pengamalamannya pernah duduk satu meja bersama anak almarhum DN Aidit dan anak almarhum Kartosuwiyo yang notabene sangat bersebrangan aliran politiknya.

“Itu pengalaman saya, dan pak Taufik yang mempersatukan itu dalam satu meja makan,” katanya, Rabu (8/6/2016).

Senada dengan ketua PBNU, Ketua Umum DPP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, almarhum Taufik Kiemas merupakan tokoh yang mampu membangkitkan memori bangsa tentang dasar negara yakni Pancasila. Melalui sosialisasi empat pilar almarhum telah membangkitkan kesadaran kebangsaan disaat bangsa Indonesia mulai lalai terhadap nilai-nilai kebangsaannya.

“Pak Taufik hadir dengan empatpilar-nya yang mengingatkan kita terutama generasi baru apa yang oleh Bung Karno dinamakan filosophische grondslag, Pancasila sebagai filosofi dasar bernegara,” kata Haedar.

Haedar berharap, program sosialisasi empat pilar yang telah dicetuskan oleh Taufik Kiemas dapat menjadi amal jariyah yang tak pernah putus bagi almarhum serta keluarganya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya juga mengatakan, almarhum Tuafik Kiemas merupaka tokoh nasional yang kerapkali menyelesaikan berbagai konflik politik di tanah air.

“Sosok beliau yang selalu ikhlas dengan segala resiko bisa kita lihat banyak sekali bisa menyelesaikan konflik-konflik individu dan partai,” ujar orang nomor satu di Republik Indonesia itu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga memanjatkan doa agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi tuhan Yang Mahas Kuasa.

“Semoga almarhum khusnul khotimah dan diampuni dosa-dosanya oleh Tuhan,” amin sambung para hadirin.

Seperti telah diketahui, Taufik Kiemas yang juga mantan aktivis GMNI itu meninggal dunia di rumah sakit Singapura hari Sabtu tahun 2013 silam.  Almarhum dirawat di Singapura usai mendampingi Wakil Presiden Boediono yang meresmikan monumen  Bung Karno dan situs rumah pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/6/2013). Peresmian itu dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945.

Taufik Kiemas lahir di Jakarta 31 Desember 1942. Almarhum meninggalkan istri Megawati soekarno Puteri dan tiga orang anak, Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

Selamat jalan Taufik Kiemas……

 

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *