Home >> DPR >> Tahun 2020 Sektor Pariwisata Berpotensi Jadi Primadona Penyumbang Devisa
ilustrasi : www.gapuranews.com

Tahun 2020 Sektor Pariwisata Berpotensi Jadi Primadona Penyumbang Devisa

Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya meyakini tahun 2020 sektor pariwisata paling berpotensi menjadi primadona dan penyumbang devisa tertinggi.

“Saya percaya tahun 2020 sektor pariwisata paling berpotensi menjadi primadona dan urutan tertinggi penyumbang devisa. Datanya ada dan konkret. Tiga tahun terakhir semua sektor usaha mengalami penurunan. Tetapi tidak bagi pariwisata. Justru naik signifikan,” ujar Riefky melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Riefky berpegang pada data Badan Pusat Statistik (BPS), yang menunjukan trend kenaikan sektor pariwisata disaat sektor lain mengalami penurunan dalam tiga tahun.

“Data UNWTO 2014 dan 2015 juga memperlihatkan grafik perjalanan wisatawan internasional yang terus naik. Dari 25 juta di tahun 1950, menjadi 278 juta di tahun 1980. Tahun 1995 menjadi 528 juta, dan 1,14 miliar pada tahun 2014,” ujarnya.

Realita di atas menjadikan Industri pariwisata sebagai the world’s largest industry. Tiongkok sebagai negara industri manufaktur terbesar dunia, perlahan tapi pasti mulai menggeser arah ekonomi menuju industri pariwisata. Ini terlihat dari investasi besar-besaran dalam bidang pariwisata. Di kawasan Asia Tenggara, ada Singapura yang sudah mulai fokus ke pariwisata. Di Asia Tenggara, Singapura mulai fokus ke pariwisata, dan mendeklarasikan diri menjadi surga belanja dunia. Thailand sukses mendatangkan 30 juta wisatawan pada tahun 2015.

“Saya mengimbau kepala daerah; gubernur, bupati, dan walikota, mempertimbangkan untuk mengembangkan pariwisata,” katanya.

Menurutnya,, jika politik anggaran di daerah berpihak ke pariwisata, peluang setiap daerah untuk mendapatkan devisa sangat besar. Pariwisata, kata Riefky, menambah pendapatan asli daerah sekaligus membuka lapangan kerja.

 

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *