Home >> NEWS >> Meneguhkan Kebangkitan Nasional, Syarikat Indonesia Dorong Rekonsiliasi Korban 65
sumber foto : kaskus.co.id

Meneguhkan Kebangkitan Nasional, Syarikat Indonesia Dorong Rekonsiliasi Korban 65

Direktur Masyarakat Santri untuk Advokasi Rakyat (Syarikat Indonesia)Ahmad Murtajib mengatakan peringatan kebangkitan nasional 20 Mei mestinya menjadi momentum bangkitnya cita-cita kebangsaan yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Menurut Murtajib, momen Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei merupakan waktu yang tepat  untuk melakukan rekonsiliasi nasional korban 65  sekaligus  meneguhkan kembali kebangkitan nasional dan memutus mata rantai kekerasan.

Murtajib mengatakan, pemerintah harus memfasilitasi rekonsiliasi nasional untuk menyelesaikan berbagai pelanggaran HAM berat di masa silam.

“Dengan adanya rekonsiliasi nasional, kita dapat meneguhkan kembali kebangkitan nasional,” katanya melalui siaran pers yang diterima redaksi empatpilarmpr.com, Jumat (20/05/2016).

Melalui siaran pers tersebut, Syarikat Indonesia menegaskan bahwa Pancasila 1  Juni sebagai filsafat dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang ujung cita-citanya  ialah terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pancasila bukan milik satu golongan yang tafsirnya diperebutkan, pancasila juga bukan alat untuk menghancurkan kelompok lain,” kata Murtajib.

Syarikat Indonesia juga menyerukan generasi bangsa hari ini harus memutus mata rantai kekerasan politik dan politik kekerasan  yang telah terwariskan.

Generasi bangsa hari ini sudah seharusnya memutus mata rantai nilai dan tradisi kekerasan politik dan politik kekerasan yang telah diwariskan. Jadi jangan sampai generasi muda hari ini mewarisi itu semua,” tambahnya.

Selain itu,  Syarikat Indonesia mengajak semua komponen bangsa berfikir jernih untuk membangkitkan  kembali cita-cita pancasila yakni terbangunnya suatu negeri yang adil, makmur dan beradab. (AW/Red)

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *