Home >> MPR >> Masyarakat Kudus Anggap Perlu Menghidupkan Kembali GBHN

Masyarakat Kudus Anggap Perlu Menghidupkan Kembali GBHN

Pembangunan nasional memerlukan upaya yang berkesinambungan kendati kepemimpinan nasional berganti setiap lima tahun, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Demikian salah satu butir penting yang diungkapkan salah satu peserta kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di Kaliwungu, Kudus – Jawa Tengah pada Jumat (29/4/2016).

Diungkapkan oleh Daryatmo Mardiyanto, sinergi dan kesinambungan pembangunan yang diharapkan tersebut hanya dapat direalisasikan jika negara memiliki haluan negara yang secara hirarki lebih tinggi dari Undang-Undang, yang menjadi suara utama implementasi pembangunan nasional.

“Kendati demikian, penyusunan haluan negara tersebut disusun dengan mengedepankan prinsip partisipatoris dan transparan. Dan yang terpenting adalah pengutamaan kepentingan bangsa,” ujarnya saat memberikan ceramahnya.

Dan, menurutnya, MPR adalah lembaga yang representatif sebagai penjelmaan rakyat untuk diberi mandat penyusun Haluan Negara.

“Karena MPR merupakan tempat berkumpulnya para perwakilan rakyat. Cermin besar demokrasi Indonesia,” ungkapnya.

Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan, GBHN adalah penegasan visi pembangunan nasional. Sehingga bukan haluan negara yang mengalami penyesuaian dengan visi pemipin nasional, tapi sebaliknya.

“Mereka lah yang harus menyesuaikan visi pembangunan nasional dan kebijakan-kebijakan mereka dengan haluan negara,” tegasnya (AW/Red)

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *