Home >> DPR >> Komisi X DPR Gelar Rapat  dengan Forum Rektor Indonesia
Forum Rektor Indonesia di ruang rapat Komisi X DPR RI

Komisi X DPR Gelar Rapat  dengan Forum Rektor Indonesia

 

Komisi X DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Forum Rektor Indonesia (FRI). RDPU tersebut membahas sejumlah hal, meliputi pembukaan prodi baru, pembukaan prodi kedokteran, dampak  pemotongan  BOPTN terhadap kenaikan UKT, dan  problematika bidikmisi.

Ketua FRI, Rochmat Wahab mengungkapkan, pembukaan program studi (prodi) baru sebaiknya juga mempertimbangkan pemetaan potensi setiap daerah. Di sisi lain, mutu juga harus diperhatikan.

“Beberapa prodi mungkin sudah jenuh, tetapi ada beberapa di daerah masih dibutuhkan sehingga perlu diperhatikan,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Selain Rochmat, pada RDPU tersebut beberapa rektor yang juga menjadi anggota dewan pertimbangan FRI juga diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya. Hal-hal yang dibahas pun tidak hanya yang terjadi di perguruan tinggi negeri (PTN), tetapi juga di perguruan tinggi swasta (PTS).

“Input mahasiswa swasta umumnya setelah dari negeri. Masalah waktu kalau bisa pendaftaran di PTN jangan terlalu lama. Sedangkan masalah sarpras kami sadar bahwa kemampuan pemerintah terbatas. Tetapi mungkin bisa dibantu hal-hal yang sifatnya umum, seperti laboratorium, peralatan, asrama, dan sebagainya,” tutur Rektor Universitas Muhammadiyah Dr Hamka (Uhamka), Suyatno.

Beberapa rektor-rektor yang turut hadir dalam RDPU tersebut, yakni Rektor Binus University, Harjanto Prabowo.  Rektor IPB, Herry Suhardiyanto; Rektor UNS, Ravik Karsidi; Rektor Unnes, Fathur Rokhman.

 

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *