Home >> DPR >> Khawatir Pengawasan Menurun, KPPU Minta Anggaran Tak Dipangkas

Khawatir Pengawasan Menurun, KPPU Minta Anggaran Tak Dipangkas

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diperkirakan akan menjadi korban pemangkasan anggaran oleh Pemerintah dalam APBNP 2016.

Ketua KPPU M Syarkawi Rauf merespon, apabila dilakukan pemangkasan anggaran kemungkinan besar fungsi pengawasan KPPU akan dibatasi oleh anggaran.

“Anggaran tahun ini Rp.116 miliar, kalau Rp.27 miliar dipotong, maka banyak pelaksanaan yang dapat terhenti,” kata Syarkawi di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Syarkawi mengatakan, pemotongan anggaran akan mengorbankan pengawasan daya saing usaha yang justru berdampak pada kenaikan harga pada berbagai sektor.

“Kita juga minta ke Kemenkeu untuk melaporkan agar tidak melakukan pemotongan anggaran,” tukasnya.

Pada tahun ini dana yang dianggarkan dalam APBN 2016 bagi KPPU adalah sebesar Rp.116 miliar. Rencananya dalam APBNP akan dipangkas menjadi Rp.89 miliar. Namun, dalam pagu indikatif 2017, anggaran yang akan diterima oleh KPPU kembali meningkat sebesar Rp.137 miliar.

Sementara itu, serapan anggaran KPPU telah melebihi 40 persen pada kegiatan prioritas sebesar 43,32 persen  dan non-prioritas sebesar 41,35 persen.

“Per 31 Mei kita sudah melakukan penyerapan anggaran 41,35 persen anggaran, dari anggaran Rp61 miliar, dana yang diserap mencapai Rp25 miliar untuk kegiatan pendukung,” paparnya.

Sementara itu,  untuk kegiatan prioritas serapan anggaran telah mencapai Rp.23,9 miliar dari anggaran tahun ini sebesar Rp.55,3 miliar.

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *