Home >> NEWS >> Ahmad Basarah Ingatkan Ratusan Kader GMNI tentang Pancasila 1 Juni
foto : Galih Andreanto

Ahmad Basarah Ingatkan Ratusan Kader GMNI tentang Pancasila 1 Juni

Dihadapan ratusan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR-RI Ahmad Basarah memaparkan peran penting Bung Karno dalam melahirkan Pancasila dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.

Menurut Basarah, tantangan para kader GMNI saat ini adalah menjaga persatuan nasional dan menginsyafi fakta sejarah bahwa Bung Karno adalah perumus otentik Pancasila.

“Melalui kursus kader seperti inilah kita semua mengembangkan kapasitas kader agar mampu menghadapi Globalisasi Ekonomi dan berbagai tantangan internal seperti fundamentalisme pasar dan ketertindasan kaum marhaen oleh karena kapitalisme mutakhir,” katanya dalam forum Studi Kader Bangsa (SKB) GMNI di GOR Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9/2016).

Forum SKB yang akan berlangsung seminggu kedepan (4-11/9/2016) itu juga menghadirkan Walikota Bogor, Bima Arya sekaligus membuka forum kaderisasi tersebut.

“Saya merasa sangat terhormat dapat hadir di agenda kaderisasi GMNI seperti ini,” ucapnya.

Suko Sudarso, senior GMNI dalam sambutannya mengharapkan kursus kader seperti ini harus dilestarikan dan diperluas bahkan ke depannya alumni GmnI harus memfasilitasi kader-kadernya untuk terus belajar.

“SKB ini untuk membekali kader mengenai ideologi dan politik agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang dapat mengimplementasikan cita-cita Proklamasi 1945,” jelas tokoh nasionalis ITB tersebut.

Sementara itu, sejumlah tokoh nasional turut diundang sebagai narasumber, diantaranya : Pakar Reforma Agraria Gunawan Wiradi, Bonnie Setiawan, Darsono Prawironegoro, Hinu Endro Sayono, Bambang Yudho Utomo, Peter Kasenda, Iman Toto K Rahardjo, Abdul Halim dan Vayireh Sitohang. Adapun materi yang akan diberikan antara lain, cita-cita Proklamasi 1945, Penyimpangan Amandemen UUD 1945, Marhaenisme, Reforma Agraria dan Negara Maritim. (Lih/Red)

About Redaksi 4 Pilar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *